Storyplace juga merupakan salah satu website yang sering Dhava kunjungi. Site ini merupakan bagian dari program PLCMC - Public Library of Charlotte and Mecklenburg County. Website ini dibuat dalam dua bahasa yaitu Inggris dan Spanyol untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat Amerika Serikat (dan tentunya masyarakat umum yang menguasai kedua bahasa tersebut). Pada menu utama website, anak-anak (dan akan lebih baik bila untuk pertama kali, orang tua juga ikut berperan dalam mendampingi sang anak) diharapkan memilih antara bahasa Inggris atau Spanyol. Lalu tampilan berikutnya akan memberikan pilihan pada anak, apakah anak termasuk anak-anak yang membutuhkan materi Pre-School atau Elementary School. Selain dari kedua pilihan tersebut, ada juga pilihan "Book Hive" dan pilihan "About and Comment", tapi mungkin kedua pilihan ini lebih tepat dimanfaatkan untuk orang tua atau pendamping anak dalam belajar, sehingga dapat mencari bahan tambahan seperti buku atau mungkin masukan dan ide dari orang tua lain.
Pilihan utama Pre-School atau Elementary School akan berlanjut pada menu pilihan Thema yang diminati. Untuk tiap thema, akan diberikan empat pilihan lanjutanm yaitu :
- online story : isinya adalah cerita anak yang bisa dibaca atau diikuti oleh anak. Disajikan dengan animasi dan warna yang menarik serta karakter dan cerita yang lucu.
- online activity : isinya merupakan lanjutan dari bagian online story, dimana anak akan terlibat aktif dalam permainan yang dasar ide nya ada pada bagian online story.
- take home activity : isinya adalah panduan kegiatan yang dilakukan diluar dari internet dan komputer. Umumnya kegiatannya menyediakan bahan atau materi yang bisa dicetak lalu dikerjakan oleh anak (dengan panduan dan bantuan dari orang tua atau pendampingnya).
- reading list : merupakan daftar bacaan yang menunjang dan berhubungan dengan kegiatan dan thema sesuai pilihan sebelumnya.
Selain belajar mengenal bentuk, warna, kata benda, kata kerja, atau bahkan jenis pekerjaan, Storyplace juga memberikan kesempatan Dhava untuk ikut aktif bermain bersama karakter-karakter yang ada dalam cerita. Misalnya: saat tema yang disuguhkan adalah "mengenal warna", Dhava akan aktif menjawab atau memilih warna dalam situasi panggung kuis tanya jawab. System akan memberikan reaksi yang sesuai dengan jawaban yang diberikan. Misalnya, bila jawaban salah, maka akan terdengar suara "teeetttttt .... try again please !", sedangkan bila jawaban yang diberikan sudah benar, maka penonton akan memberikan aplaus yang meriah.
Secara umum komentar yang bisa saya berikan:
Pro :
- Website ini cukup menarik buat anak-anak. Penyajiannya simple dan terkonsentrasi sesuai dengan thema yang diberikan. Sehingga anak-anak mudah mengikuti navigasi dan panduan yang diberikan.
- Pilihan thema juga cukup banyak dan bervariasi. Karakter, cerita, bentuk dan warna yang disediakan sesuai dengan usia anak-anak. Plot cerita juga cukup menarik dan lucu buat anak-anak. Sehingga anak-anak mudah mengingat dan mengulang materi yang menarik buat mereka.
- Website ini juga mendorong anak untuk tertarik membaca berbagai macam thema.
Cons: meskipun demikian mungkin ada perlunya orang tua ikut mendampingi dan mengikuti perkembangan anak saat belajar dan bermain dengan/dalam website ini. Kadang kala ada reaksi atau pertanyaan dari anak yang mungkin perlu penjelasan lanjut dari orang tua atau pendampingnya. Sehingga anak akan tertarik untuk melanjutkan dan tidak salah mengasumsikan cerita yang disajikan. Contoh kecilnya: Dhava bermain dengan thema "Monkeys" --> "Count the banana" . Pada bagian online activity, anak akan melihat sang monyet bergelayutan dipohon sambil makan pisang. Tiap kali selesai makan pisang, sang monyet akan melempar kulit pisang ke bawah pohon. Dhava pun mengikuti apa yang dilakukan monyet tersebut, tiap kali dia makan pisang, maka kulitnya tidak dibuang ke tempat sampah seperti yang selalu saya anjurkan ke Dhava, tapi dia buang begitu saja. Sambil berteriak : kaya monyet itu lo Mam.... weeekkkksss nah loooo !!!
Atau misalnya : dalam permainan mencari makanan yang tepat buat gorilla. Karena gorilla tidak suka makan tomat atau wortel, maka si gorilla akan berteriak " Yikesssss !!! " tiap kali Dhava memberikan pilihan makanan yang salah (seperti wortel dan tomat misalnya - karena jawaban yang benar adalah "banana" atau pisang). Akhirnya Dhava pun mengikuti apa yang dilakukan si gorila itu. Tiap kali saya berikan potongan wortel atau tomat, maka Dhava akan berlari sambil teriak " Yikessssss !" ck....ck...ck....
Meskipun memang secara umum, materi yang diberikan telah membawa dampak positif, tapi perlu lah orang tua ikut melihat dan mendampingi anak saat dia belajar dengan materi ini.
Sebagai orang tua mungkin seharusnya kita dapat menjelaskan dan melihat perkembangan anak setelah mengikuti permainan yang disajikan pada media internet. Well, selama kita masih bisa meluangkan waktu untuk mendampingi buah hati kita belajar, maka materi yang diberikan di beberapa website memang cukup membantu. Tapi jangan lupa, berikan kesempatan anak kita untuk berkhayal bebas tanpa harus terikat pada pola dan karakter yang sudah dia kenal pada materi-materi yang kita kenalkan di internet. Selain itu juga banyak karakter yang mungkin harus kita kenalkan juga pada anak-anak kita. Misalnya : karakter asli tanah air kita sendiri, dengan nuansa cerita dan lingkungan yang asli Indonesia. Agar anak kita tetap dapat mengembangkan akar kakinya berdasar budaya dan cerita tanah airnya sendiri. Sehingga dia tetap akan memiliki kebanggaan dengan ibu pertiwinya. Sedikit kedengaran naif, tapi mungkin ada baiknya toh ??? atau ....... ????